Belakangan ini sejumlah restoran dan perusahaan ternama di Indonesia memutuskan tidak menggunakan minyak sawit dari Sinar Mas terkait seruan Greenpeace dalam kampanyenya bahwa Sinar Mas telah melakukan kerusakan lingkungan di Kalimantan dalam memproduksi minyak sawit.
Sejumlah produk dari perusahaan-perusahaan besar yang memboikot minyak sawit dan produk lain dari Sinar Mas di antaranya: Burger King, Nestle, Kraft, Cargil, Unilever, dan Carrefour. (info lengkap dosa PT. Sinar MAS )
Ada pertanyaan menggelitik, masyarakat Indonesianya sendiri bagaimana ? apakah akan mendukung gerakan memboikot Minyak Goreng Sinar Mas ? Ada kecenderungan bahwa masyarakat Indonesia tidak peduli dengan proses bagaimana suatu barang dibuat. Tidak peduli barang itu dihasilkan dengan merusak lingkungan, yang penting harganya murah !!! Malah lebih parah lagi, beberapa LSM dan Lembaga/Institusi Pemerintah telah dirembesi oleh PT. Sinar Mas agar produknya tetap bisa dijual di pasar lokal, atau malah dipromosikan oleh mereka. misalnya :
Kompas .com : Siaran pers Sinar Mas hari Senin (23/8/10) menyebutkan, hingga 2009, Sinar Mas telah menyalurkan sekitar 27,1 juta liter minyak goreng bagi warga masyarakat kurang mampu. ?? Acara di Jogja dibuka oleh Ketua Umum Green Network Indonesia Transtoto Handadhari, Direktur Sinar Mas Yan Partawidjaja, dan Wakil Gubernur Yogyakarta Sri Paduka Paku Alam ke IX.
Selama empat tahun terakhir ini Sinar Mas telah menyalurkan sekitar 27,1 juta liter minyak goreng untuk membantu masyarakat kurang mampu di berbagai kota di Indonesia. Ini merupakan bagian dari kegiatan CSR bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat, TNI/Polri, pemerintah, serta tokoh masyarakat, sekaligus dukungan atas program stabilitas harga.
Bahkan tidak kurang Kementrian juga melakukan langkah serupa :
“Dalam acara bazar minyak goreng murah kali ini Sinar Mas bermitra dengan Walikota Jakarta Utara menyediakan 5.000 liter minyak goreng kemasan seharga Rp 7.500 per liter,” kata Managing Direcktur Sinar Mas G Sulistiyanto, di Jakarta, Jumat.
Acara bazar minyak goreng murah ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, HR Agung Laksono dan Walikota Jakarta Utara Bambang Soegiono.
Menko Kesra HR Agung Laksono dalam sambutannya mengemukakan, acara bazar minyak goreng murah bagi masyarakat kecil ini sangat membantu masyarakat dalam merayakan Lebaran. Agung Laksono sangat berterima kasih kepada Sinar Mas yang telah memberikan produk terbaiknya berupa minyak goreng yang ramah lingkungan dengan harga yang sangat murah.
Terus Sinar Mas juga menggandeng institusi keamanan :
KOMPAS.com - Sinar Mas bermitra dengan Kodam Jaya menggelar bazar minyak goreng di Makorem 051 Jababeka, Cikarang Baru, Bekasi. Bazar ini memberi kesempatan bagi warga untuk membeli minyak goreng kemasan seharga Rp 7.500 per liter.
Yups, jelas sekali bahwa pejabat ini sama sekali tidak memiliki sense pada lingkungan hidup sama sekali, yang ada dipikirannya adalah harga murah !!! ga peduli hutan mo di babat abis juga.
Tinggal rakyat Indonesia, konsumen langsung, harus mengambil sikap sendiri, atau memang masyarakat indonesia juga emang murahan ??? kalo murahan ya udah ga usah tereak-tereak soal malayasia !!
Inilah produk olahan dari Sinar Mas ( PT Smart Tbk) dan anak perusahaannya :
a. Cooking oil ( Filma, Kunci Mas, Mitra, Masku, Biss Oil (Arab) )
b. Margarine (Filma, Palmboom, Palmvita, Menara, Mitra Spesial, Pusaka )
c. Shortening (Palmvita, Palmvita Gold, Pusaka, Mitra, Menara, Delicio)
d. Specialty Fats (Delicio, Delicoa)
e. Frying Fats (Good Fry)
f. Frying Fats Butter Oil Substitute (Good Fry Palmboom, Palmvita Gold)
No comments:
Post a Comment